Saat kita mulai membuat youtube channel, salah satu pertanyaan yang muncul adalah peralatan apa aja yang diperlukan untuk menghasilkan video berkualitas baik? Buat kita, minimal banget ada 4, yaitu kamera, gimbal, mic, dan laptop. Dengan modal seadanya dan juga nyicil, akhirnya kita pakai 4 peralatan ini dan hasil videonya sudah oke untuk di-publish ke youtube. Apa aja? Yuk kita bahas satu per satu.

1. Kamera

iPhone 7+ (courtesy of olizstore.com)

Kita menggunakan kamera iPhone 7+ dan iPhone 6 untuk mengambil video karena ini adalah smartphone yang kita gunakan untuk aktivitas sehari-hari. Karena kualitas kameranya sudah bagus, kita ga perlu keluar modal lagi untuk beli kamera video. Kelebihan lainnya, mengambil video dengan smartphone itu memang lebih handy dan bisa dilakukan dimana saja, ga pake ribet dan berat. Jadi, kalau smartphone kamu sudah berkualitas, gunakan itu saja saat startup. Kalau punya modal lebih, boleh juga loh investasi untuk kamera khusus video yang lebih keren.

2. Gimbal/Stabilizer

DJI OSMO Mobile (courtesy of apple.com)

Sebagai penonton youtube, kita pasti ga mau dong nonton video yang hasilnya goyang-goyang dan bikin mabok mata. Nah, makanya itu perlu alat gimbal atau stabilizer yang berfungsi untuk menstabilkan hasil rekaman meskipun tangan kita goyang. Di pasaran sendiri banyak banget merek yang beredar. Karena kita akan menggunakan gimbal ini dengan perangkat iPhone, beberapa rekomendasi yang kita baca di internet adalah DJI OSMO Mobile, Feiyu Tech SPG, dan Zhiyun Smooth. Setelah review sana-sini, akhirnya kita memutuskan untuk membeli DJI OSMO Mobile di online shop dengan cicilan. Harganya memang paling mahal dibandingkan merek lainnya, yaitu Rp3.734.000. Secara fungsi, kita akui bahwa hasil rekaman dengan DJI Osmo memang stabil dan bagus. Kalau budget kamu terbatas, gunakan saja merek lain yang sesuai anggaran dan kebutuhan.

3. Mic

BOYA BY-M1 Clip-On Microphone (courtesy of mitoya.pl)

Mic atau alat pengeras suara berfungsi agar suara kita terdengar jelas di setiap video yang kita upload. Untuk dipasangkan dengan iPhone, ada beberapa merek mic yang direkomendasikan di internet, seperti Rode, Boya, dan iRig. Setelah baca beberapa review, kita memutuskan untuk membeli Boya BY-M1 Clip-On Microphone. Harganya cukup terjangkau, hanya Rp196.000. Kelebihan mic Boya ini adalah suaranya jernih. Kekurangannya adalah kabelnya yang sangat panjang, jadi harus diiket-iket supaya ga berserakan di lantai.

Untuk video vlog, kalau pas di outdoor, kita jadi ga perlu teriak di kamera supaya suara kita terdengar jelas, cukup ngomong seperti biasa saja.

Untuk video resep masakan, biasanya kita mengambil video cara memasak dengan iPhone dan DJI OSMO Mobile saja. Kemudian saat mengedit video, kita baru mulai mengisi suara (bahan/langkah memasak) dengan mencolokkan Boya BY-M1 ke iPhone. iPhone sendiri punya fitur Voice Memos yang bisa digunakan untuk merekam suara. Kalau sudah selesai, rekamannya tinggal dikirim ke laptop untuk diedit bersamaan dengan videonya.

4. Laptop/Komputer + Software Edit Video

Laptop ASUS A456UQ (courtesy of bhinneka.com)

Kita menggunakan laptop ASUS A456UQ dengan software Adobe Premiere Pro untuk mengedit video. Kelebihan software ini adalah user friendly (mudah dipelajari) dan tutorialnya banyak sekali beredar di youtube. Jadi buat para pemula, pasti bisa edit video dengan mudah asal mau belajar dari tutorial yang sudah ada. Kita sendiri belajarnya cuma 2 hari loh, langsung tau gimana cara aplikasinya. Kekurangannya adalah software ini lumayan berat karena fiturnya yang banyak. Jadi kalau pakai laptop yang standar, loading atau performansinya jadi agak lambat.

 

Itulah 4 peralatan standar yang kita gunakan untuk membuat video youtube. Kalau budget kamu terbatas, kamu bisa sesuaikan peralatan perang kamu dengan anggaran yang tersedia. Yang paling penting adalah konsisten menghasilkan karya-karya terbaik dan selalu belajar untuk menghasilkan video yang lebih menarik dan berkualitas. Kalau youtube channel kamu berhasil masuk ke pasaran, bisa juga loh menghasilkan dolar ke kantong kamu. Lumayan kan, lama-lama investasi kamu jadi balik modal deh dan bisa jadi income pasif setiap hari. Penasaran pendapatan youtube channel seperti apa? Tunggu ulasan kita di artikel selanjutnya ya!

Pin It on Pinterest

Share This