5 Tips agar ASI Lancar dan Banyak

5 Tips agar ASI Lancar dan Banyak

Yuk dishare!
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Buat para bunda yang berencana memberikan asupan gizi terbaik untuk bayinya, yaitu ASI atau Air Susu Ibu, aku punya beberapa tips agar ASI bunda bisa lancar dan banyak. Tips ini berdasarkan pengalaman aku pribadi yang sudah aku praktekin saat memberikan ASI ke anak pertama dan kedua. Jadi, waktu anak pertama aku ngasih ASI selama 18 bulan, terus hamil anak kedua, jadi aku stop karena pemberian ASI pada saat hamil itu tidak baik untuk janin barunya. Sekarang sudah melahirkan anak kedua dan sedang dalam program ASI eksklusif dan rencananya sampai 2 tahun.

Keuntungan ASI sendiri banyak sekali loh, yaitu:

1. Murah dan bisa diberikan kapan saja

2. Mengandung zat-zat kekebalan tubuh terhadap penyakit

3. Bersih dan higienis karena langsung diberikan dari payudara ibu

Nah, karena keuntungannya banyak, yuk bunda usahakan untuk bisa memberikan ASI ke bayinya ya.

 

Berikut 5 tips supaya ASI bunda bisa lancar dan banyak

1. Pijat Payudara Setelah Melahirkan

Lakukan pijat payudara sehari sekali sebelum mandi sampai ASInya lancar, kurang lebih selama seminggu. Untuk praktek pijat payudaranya, bisa dilihat di video tuturial di atas ya.

2. Minum Suplemen Pelancar ASI

Setelah melahirkan, biasanya kita dikasih suplemen pelancar ASI dari dokter. Suplemen itu diminum saja sampai ASInya lancar.

3. Makan yang Bergizi dan Sesuai Kebutuhan

Makanlah makanan yang bergizi, jangan merokok, jangan minum alkohol, dan jangan makan makanan pedas karena apa yang kita konsumsi pastinya sama dengan yang diterima si bayi. Berdasarkan pengalaman aku pribadi, daun katuk dan ayam kampung memang efektif dalam memperbanyak jumlah ASI.

4. Pompa ASI

Karena kebetulan aku masih kerja kantoran, jadi aku memang dari awal sudah siapin pompa ASI untuk ASI perah. Sebenarnya buat bunda yang ga kerja kantoran juga boleh-boleh aja pompa ASI karena kalau misalnya mau bepergian tanpa membawa bayi, ASI perah bisa ditaruh di rumah untuk cadangan asupan gizi selama bunda pergi.

Pompa ASI sendiri ada 2 jenis yaitu pompa manual dan pompa elektrik. Kalau aku sih nyamannya pakai pompa manual karena bisa dilakukan dimana saja tanpa harus cari colokan listrik. Ada beberapa merek pompa yang sudah populer di Indonesia, seperti Medela, Phillips Avent, dan Pigeon. Dari awal aku cuma beli Pompa Phillips Avent Manual sejak anak pertama (2015) dan sampai sekarang masih berfungsi dengan baik dan bisa dipakai untuk anak kedua.

Sebelum membeli pompa Phillips Avent, aku sempat pinjam pompa merek lain sama kakakku. Karena pompanya agak sedikit rusak, ASI perahnya jadi susah keluar dan bikin stres. Maka dari itu, aku saranin beli pompa yang bagus supaya tahan lama dan hasil perahnya bisa banyak.

5. Berpikiran Positif

Lingkungan sekitar ataupun dukungan dari orang-orang sekitar pastinya akan sangat membantu untuk memotivasi kita agar sukses dalam memberikan ASI. Awalnya aku sempet disuruh mamaku untuk kasih susu formula ke anak pertama karena waktu itu ASInya belum lancar. Tapi, dari suami dan kakakku selalu kasih support dan yakin kalau aku bisa kasih ASI dengan lancar. Dengan dukungan yang positif seperti itu, pastinya membuat kita makin termotivasi untuk memberikan ASI. Dan berdasarkan pengalaman yang sudah aku lewati, aku yakin setiap wanita sudah diciptakan untuk bisa kasih ASI ke anaknya secara natural. Jadi, percaya diri aja ya bunda!

 

Oke bunda, itu beberapa tips yang bisa aku bagikan dari pengalaman aku pribadi. Buat para bunda yang sedang dalam proses pemberian ASI eksklusif selama 6 bulan atau sampai 2 tahun, mudah-mudahan lancar dan sukses. Semoga bunda dan bayinya juga selalu sehat ya…

Kalau ada pertanyaan, silakan tulis di komentar bawah ya!

Atau kalau ada bunda lainnya yang punya tips agar ASI lancar selain dari yang aku sebutin di atas, bisa juga berbagi ilmunya di komentar bawah.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *